Virus Corona Menular Lewat Alat Makan? Ini Penjelasannya


Ketika makan hotpot, orang akan menggunakan satu sumpit yang digunakan untuk memebawa makanan ke dalam mulut, dan digunakan lagi untuk mengambil makanan yang ada di dalam hotpot.

Pemerintah di China juga telah mendorong untuk menggunakan alat makan khusus untuk mengambil makanan dari hotpot dan menggunakan alat lain untuk memasukkan makanan ke dalam mulut. Hal tersebut juga dikampanyekan oleh sebuah komunitas untuk membantu mencegah penyebaran virus corona.

Asumsi yang mendasari bahwa virus corona dapat menyebar melalui peralatan makan memang belum terbukti. Seperti halnya anggapan bahwa virus tersebut dapat ditularkan melalui makanan secara umum.

"Kami belum mengetahui adanya laporan tentang virus corona yang dapat ditularkan melalui makanan atau kemasan makanan," ujar juru bicara U.S. Food and Drug Administration seperti yang dikutip dari National Post (05/03).

Namun, meskipun tidak ada bukti ilmiah langsung yang mendukung hubungan antara makan bersama dan virus corona, beberapa ahli medis menyarankan bahwa berbagi hidangan dengan peralatan individu harus dihindari. Itu karena air liur pada peralatan makan bisa jadi perantara dalam penularan.

Virus Corona Bisa Menular Lewat Alat Makan? Ini PenjelasannyaApakah virus corona dapat menular lewat makanan ? Foto: Korea Boo
"Beberapa kuman dapat ditularkan melalui pembagian peralatan makanan," ungkap Tarik Jasarevic, juru bicara World Health Organization (WHO).

Lebih lanjut, Ronald St. John, mantan Direktur dari Public Health Agency di Kanada mengatakan bahwa virus corona dapat menular melalui air liur ke sumpit hingga akhirnya ke makanan umum, seperti hotpot. Namun. itu tergantung pada suhunya.

"Virus akan bertahan hidup untuk ditransfer ke orang berikutnya melalui sumpit mereka," ujar Ronald St. John.

Oleh karena itu, sejak 23 Februari lalu, pihak berwenang di China telah meluncurkan kampanye kesadaran publik yang mempromosikan penggunaan sumpit pada hotpot untuk mengurangi infeksi virus corona. Global Times melaporkan peraturan tersebut telah diikuti oleh seratus restoran dengan memasok peralatan saji untuk setiap hidangan.

LihatTutupKomentar