Cerita Pengali Kubur Saat Wabah Corona di Jakarta, Dalam Sehari Bisa Gali 15 Lubang Kubur


Di Indonesia, Jakarta adalah wilayah paling tinggi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Secara keseluruhan, kasus positif corona di Ibu Kota ini telah mencapai 794 kasus. Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia sudah ada 87 jiwa, dan mungkin akan terus bertambah jumlahnya.

Hal ini turut dibuktikan melalui kisah para penggali kubur di Jakarta, yang selalu menguburkan jenazah pasien Covid-19 di setiap harinya.

Jumlah angka pasien meninggal pun tak main-main, mencapai 10 hingga 15 jenazah untuk setiap harinya.

“Sembilan pak (jenazah hari ini), 10 ini sama barusan. Nanti delapan (jenazah) lagi dateng. Sehari malah bisa 15 (jenazah dikuburkan),” terang Nali (45), salah seorang petugas pengubur jenazah korban virus corona dari Dinas Kehutanan Jakarta Timur, dilansir today.line.me.

“Dari dua minggu yang lalu (mulai mengubur korban). Banyak sih (nguburin) udah dua minggu ini. Biasanya cuma ngubur dua (jenazah),” imbuhnya.

Membludaknya jenazah per harinya, diakui Nali, pemandangan di makam khusus pasien corona di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur menjadi berbeda.

Rasa khawatir atau takut pun kerap menghampiri Nali dan para petugas pengubur jenazah korban virus corona lainnya.

“Takut sih pak, takut mah takut. Tapi tugas bagaimana?,” ucapnya.

LihatTutupKomentar